Amien Rais: Satu Tangan PKS Tusuk Pemerintah
Moh Anshar, 07/03/2011 15:58
INILAH.COM, Jakarta - Tak hanya kalangan petinggi Partai Demokrat yang gerah dengan pembangkangan PKS terhadap pemerintah, Ketua MPP PAN Amien Rais pun mengkritik keras sepak terjang PKS.
"Saya maklum kalau Demokrat gerah, karena PKS tangan satunya salaman dengan pemerintah tapi tangan satunya menusuk pinggang pemerintah," tukas Amien di Gedung DPR RI, Jumat (4/3/2011).
Menurut mantan Ketua MPR ini, SBY harus tegas mengeluarkan partai-partai koalisi yang mbalelo kepada pemerintah. "Saat ini, kepemimpinan Pak SBY sedang diuji. Sejauh yang saya pelajari dari ilmu kepemimpinan, memang pemimpin harus berani mengambil risiko. Kalau pemimpin tidak berani mengambil resiko pasti oleng di tengah jalan, maju mundur nggak jelas," tandasnya. Menurut Amien, mengeluarkan PKS dari koalisi juga pasti ada resiko politiknya. "Saya rasa pasti ada risikonya. Kalau PKS dikeluarkan, itu tetap ada resikonya. Itu harus dikalkulasi, daripada seperti ini, hidup dalam kemunafikan," tandasnya.
Memang, tambah Amien, partai munafik ada juga yang berhasil. "Walaupun munafik, banyak juga yang berhasil. Itu namanya 'Muntaber', munafik tapi berhasil," kelakar Amien. [bar]
Hidayat Nur Wahid Tanggapi Amien Rais Tentang Makna Berkoalisi
Sabtu, 05 Maret 2011 , 15:37:00 WIB
Sabtu, 05 Maret 2011 , 15:37:00 WIB
Laporan: Zul Hidayat Siregar
{Sumber: http://www.rakyatmerdeka.co.id}
RMOL. Partai Keadilan Sejahtera membalas serangan sesepuh Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais. Kemarin di Gedung DPR, Amien menyebut PKS sebagai partai "bermuka dua" yang satu tangannya bersalaman dengan pemerintah, sedangkan tangan lain menusuk pinggang pemerintah.
"Secara prinsip PKS tidak dalam posisi satu tangan di luar, satu tangan menusuk. Karena apa yang dilakukan PKS dalam konteks kontrak politik yang disepakati antara PKS dan Pak SBY," ujar Mantan Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid, saat ditemui Rakyat Merdeka Online usai mengisi diskusi di Islamic Book Fair, Senayan, Jakarta, Sabtu (5/3).
Sikap PKS adalah menyukseskan komitmen good and clean government sebagaimana termaktub dalam code of conductyang diteken para anggota koalisi dengan SBY.
"Justru bahasa agamanya, wa ta 'awanu alal birri wa taqwa, wa la ta awanu alal ismi wal udwan (tolong menolonglah kamu dalam kebaikan dan ketakwaan dan jangan tolong menolong dalam perbuatan jahat). Anda harus kerja sama atau koalisi kalau itu menghadirkan kebajikan. Tapi kalau ada sesuatu yang kurang baik atau kurang bijak, Anda harus kerja sama untuk mengkoreksi," tegasnya.
Mantan Ketua MPR ini mengimbuhkan, Amien Rais tidak perlu sewot, toh tidak punya kewenangan untuk mengomentari keberadaan PKS di koalisi pemerintah. "Pak Amien bukan ketua koalisi, koordinator koalisi, bukan sekretaris koalisi. Setara saja dengan kawan-kawan yang lain. Pak Amien lebih baik serius mengurus PAN biar perolehan suaranya lebih bagus dari pada mengurusi PKS," pungkasnya.[ald]
Tidak ada komentar:
Posting Komentar