Minggu, 08 Juli 2012

PD IKADI KOTA YOGYAKARTA DILANTIK


DA`I dan Pemkot PERLU SINERGI  Jaga Budaya jogja
Pengurus Daerah IKADI Kota yang dilantik
                 Keberadaan da’i (juru dakwah) memiliki peran sangat strategis di tengah-tengah fenomena globalisasi. Pada saat bersamaan, da’i juga menghadapi tantangan berupa ancaman pendangkalan akidah serta dituntut mampu meningkatkan kualitas dan kerukunan umat. Sehingga, diperlukan sinergitas antara Ikatan Da’i Indonesia (IKADI) Kota Yogyakarta dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta untuk menjaga budaya beragama agar umat Islam hidup berdampingan secara hamonis, jauh dari gesekan dan saling menghormati sehingga menjalankan ajaran agama secara kaffah untuk mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil alamin.
                Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I Bidang Pemerintahan, Pemkot Yogyakarta, M. Fadli, Minggu (8/7) menyatakan hal itu pada Pelantikan Pengurus Daerah IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) Kota Yogyakarta periode 2012-2017 di Aula Masjid Diponegoro, Kompleks Balaikota Yogyakarta. Hadir sejumlah tokoh dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, antara lain dari unsur Kodim, Polresta, Pemkot Yogyakarta, tokoh ormas, Ketua Pengurus Wilayah IKADI DIY, K.H. Tulus Musthofa, Lc, MA serta Pengurus Daerah IKADI Kota Yogya yang dilantik.
                Dinyatakan Walikota, para da’i juga dituntut mampu mencermati dan mencarikan jalan keluar jika terjadi masalah aktual yang menimpa umat dan yang terjadi dalam masyarakat. Sehingga, mereka mengerti, memahami, dan tidak salah dalam bertindak. Namun, demikian segala bentuk tantangan tidak perlu menjadikan umat Islam berkecil hati, melainkan justru jadi pendorong umat untuk bergegas melangkah maju dan menyusun strategi guna mengatasi segala tantangan dan menyesuaikan diri dengan dinamika lingkungan berlandasarkan ajaran Islam yang kaffah.
                Selanjutnya, usai membacakan sambutan Walikota, Asek I Bidang Pemerintahan Pemkot Yogyakarta ini menambahkan pentingnya dakwah sebagai bagian dari tarbiyah (pendidikan) juga memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Mengingat, selama ini model dakwah disampaikan secara teologis, normatif, dan dogmatis. Padahal, masyarakat membutuhkan solusi riil dalam kehidupannya. “Da’i Kota Yogya harus bisa menerobos yang normatif tersebut sehingga dakwahnya juga dapat memberikan solusi permasalahan kekinian ummat. Gerakan Dakwah IKADI saya kira perlu dikembangkan dengan dakwah bilhal yang mencerahkan dan memberdayakan masyarakat,” ujar M. Fadli.
             Pada kesempatan ini, Ketua PW IKADI DIY, K.H. Drs. Tulus Musthofa, Lc.,M.A. melantik Pengurus Daerah IKADI Kota Yogyakarta Periode 2012-2017 di antara terdiri dari Drs. H. Anwar A.S. (Ketua), Dudi M. Rosyadi, S.Ag. (Wakil Ketua I/Bidang Internal), Muflikhun, S.E. (Wakil Ketua II/Bidang Eksternal), Singgih Sulaksana, S.H. (Sekretaris), Tri Hananto, S.Ag (Wakil Sekretaris), Nur Faizin, S.Kom (Bendahara) dan Supriyanto, S.Ag. (Wakil Bendahara). Kepengurusan juga dilengkapi bidang-bidang diantaranya Bidang Pembinaan SDM dan Pesantren, Heri Purwanto, S.Pd. dkk, Bidang Pelayanan Dakwah, Didik Hartono, S.Ag, dkk, Bidang Humas dan Kerja sama, M. Ariadi, S.Ag, dkk.      
          Sementara itu, Ketua PD IKADI Kota Yogyakarta yang baru terlantik, Drs. H. Anwar AS, M.Pd. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pada saat ini, PD  IKADI Kota Yogyakarta sedang mengembangkan pengajian Majelis Akhlaqul Kharimah (Makkah) dan akan diturunkan hingga tingkat kecamatan. Harapannya, program ini dapat memberi pencerahan pada masyarakat Yogyakarta sehingga dapat hidup rukun dan damai serta pribadinya berhiaskan akhlaqul kharimah.
  “Kalau saja program ini bisa dilakukan oleh IKADI InsyaAllah akan sangat membantu Pemkot dalam menciptakan masyarakat damai sejahtera dan bahkan ke depannya, dapat turut menghadirkan masyarakat madani yang rahmatal lil alamin. Tentu saja hal ini perlu perjuangan dan kerja keras dari para penggerak IKADI dan dukungan dari segenap komponen masyarakat,” ucapnya. (RTO).

2 komentar:

  1. Assalammu'alaikum Wr. Wb. Salam Ukhwah ya dari kami Remaja Islam Karangkajen (REIKAN).
    Btw Pak Ustadz Tulus Mustofa pernah memberikan Khutbah Idul Fitri 1433 H di Masjid Jami' Karangkajen lho.
    Ini dokumentasi pas memberikan khutbah kemarin: youtube.com/watch?v=rbQpeDqavh
    Jazakallah khair
    Wassalammu'alaikum Wr. Wb.

    BalasHapus
  2. Salmons constantly monitors his TweetDeck these days, on the lookout for news. He typically places in the names of quarterbacks in the search perform to maintain tabs on injury statuses and in addition looks for reside climate reports. At the identical time, he is aware of} he needs to be cautious not to get duped by Twitter tricksters who get their kicks 바카라 사이트 from building profiles that replicate these of mainstream reporters and duping people with pretend news.

    BalasHapus