DA`I dan Pemkot PERLU SINERGI Jaga
Budaya jogja
![]() |
| Pengurus Daerah IKADI Kota yang dilantik |
Keberadaan da’i (juru dakwah) memiliki peran sangat
strategis di tengah-tengah fenomena globalisasi. Pada saat bersamaan, da’i juga menghadapi tantangan berupa
ancaman pendangkalan akidah serta dituntut mampu meningkatkan kualitas dan
kerukunan umat. Sehingga, diperlukan sinergitas antara Ikatan Da’i Indonesia
(IKADI) Kota Yogyakarta dengan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta untuk
menjaga budaya beragama agar umat Islam hidup berdampingan secara hamonis, jauh
dari gesekan dan saling menghormati sehingga menjalankan ajaran agama secara
kaffah untuk mewujudkan Islam sebagai rahmatan lil alamin.
Walikota
Yogyakarta Haryadi Suyuti dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten I
Bidang Pemerintahan, Pemkot Yogyakarta, M. Fadli, Minggu (8/7) menyatakan hal
itu pada Pelantikan Pengurus Daerah IKADI (Ikatan Da’i Indonesia) Kota
Yogyakarta periode 2012-2017 di Aula Masjid Diponegoro, Kompleks Balaikota
Yogyakarta. Hadir sejumlah tokoh dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah, antara
lain dari unsur Kodim, Polresta, Pemkot Yogyakarta, tokoh ormas, Ketua Pengurus
Wilayah IKADI DIY, K.H. Tulus Musthofa, Lc, MA serta Pengurus Daerah IKADI Kota
Yogya yang dilantik.
Dinyatakan
Walikota, para da’i juga dituntut
mampu mencermati dan mencarikan jalan keluar jika terjadi masalah aktual yang
menimpa umat dan yang terjadi dalam masyarakat. Sehingga, mereka mengerti,
memahami, dan tidak salah dalam bertindak. Namun, demikian segala bentuk
tantangan tidak perlu menjadikan umat Islam berkecil hati, melainkan justru
jadi pendorong umat untuk bergegas melangkah maju dan menyusun strategi guna
mengatasi segala tantangan dan menyesuaikan diri dengan dinamika lingkungan
berlandasarkan ajaran Islam yang kaffah.
Selanjutnya, usai membacakan sambutan Walikota, Asek I Bidang Pemerintahan Pemkot Yogyakarta
ini menambahkan pentingnya dakwah sebagai bagian dari tarbiyah (pendidikan) juga
memberikan solusi terhadap permasalahan yang dihadapi masyarakat. Mengingat,
selama ini model dakwah disampaikan secara teologis, normatif, dan dogmatis. Padahal,
masyarakat membutuhkan solusi riil dalam kehidupannya. “Da’i Kota Yogya harus
bisa menerobos yang normatif tersebut sehingga dakwahnya juga dapat memberikan
solusi permasalahan kekinian ummat. Gerakan
Dakwah IKADI saya kira perlu dikembangkan dengan dakwah
bilhal yang mencerahkan dan memberdayakan masyarakat,”
ujar M.
Fadli.
Pada kesempatan ini, Ketua PW IKADI DIY, K.H. Drs. Tulus Musthofa,
Lc.,M.A. melantik Pengurus Daerah IKADI Kota Yogyakarta Periode 2012-2017 di
antara terdiri dari Drs. H. Anwar A.S. (Ketua), Dudi M. Rosyadi, S.Ag. (Wakil
Ketua I/Bidang Internal), Muflikhun, S.E. (Wakil Ketua II/Bidang Eksternal), Singgih Sulaksana, S.H.
(Sekretaris), Tri Hananto, S.Ag (Wakil Sekretaris), Nur Faizin, S.Kom
(Bendahara) dan Supriyanto, S.Ag. (Wakil Bendahara). Kepengurusan juga
dilengkapi bidang-bidang diantaranya Bidang Pembinaan SDM dan Pesantren, Heri
Purwanto, S.Pd. dkk, Bidang Pelayanan Dakwah, Didik Hartono, S.Ag, dkk, Bidang
Humas dan Kerja sama, M. Ariadi, S.Ag, dkk.
Sementara
itu, Ketua PD IKADI Kota Yogyakarta yang baru terlantik, Drs.
H. Anwar AS, M.Pd. dalam sambutannya mengungkapkan bahwa pada saat ini, PD IKADI Kota Yogyakarta sedang mengembangkan pengajian Majelis Akhlaqul Kharimah (Makkah) dan
akan diturunkan
hingga tingkat kecamatan. Harapannya, program ini dapat memberi pencerahan pada
masyarakat Yogyakarta sehingga
dapat hidup rukun dan damai serta pribadinya berhiaskan akhlaqul kharimah.
“Kalau saja program ini bisa dilakukan oleh IKADI InsyaAllah
akan sangat membantu Pemkot dalam menciptakan masyarakat damai sejahtera dan bahkan
ke depannya, dapat turut menghadirkan masyarakat madani yang
rahmatal lil alamin. Tentu saja hal ini perlu perjuangan dan kerja keras dari para penggerak IKADI dan
dukungan dari segenap komponen masyarakat,” ucapnya. (RTO).
.jpg)
Assalammu'alaikum Wr. Wb. Salam Ukhwah ya dari kami Remaja Islam Karangkajen (REIKAN).
BalasHapusBtw Pak Ustadz Tulus Mustofa pernah memberikan Khutbah Idul Fitri 1433 H di Masjid Jami' Karangkajen lho.
Ini dokumentasi pas memberikan khutbah kemarin: youtube.com/watch?v=rbQpeDqavh
Jazakallah khair
Wassalammu'alaikum Wr. Wb.
Salmons constantly monitors his TweetDeck these days, on the lookout for news. He typically places in the names of quarterbacks in the search perform to maintain tabs on injury statuses and in addition looks for reside climate reports. At the identical time, he is aware of} he needs to be cautious not to get duped by Twitter tricksters who get their kicks 바카라 사이트 from building profiles that replicate these of mainstream reporters and duping people with pretend news.
BalasHapus