PUISI
BERSERAH DIRI
Oleh: Ki Mas Ilyas Sunnah
Hari-hari bergulir dengan pasti
Semakin nyata terasa: nafas, darah, otot, dan nyawa kita
sesungguhnya hanyalah pinjaman-Nya.
Maka:
Wahai diri, jangan lagi engkau maksiyati serta lalai mengingat dan
mensyukuri-Nya.
Wahai diri, totalkan hidupmu, di setiap waktu biidznillah
wabirahmatillah
hanya untuk menghamba kepada-Nya semata.
"Ya Allah, hamba pasrah kepada-Mu: pada garis taqdir yang Engkau
bentang di hadapanku....
Namun, Ya Allah... hamba berharap rahmat-Mu senantiasa membersamaiku,
Dan jangan serahkan urusan hamba hanya pada diri hamba sendiri meski
sekejab mata.
Dan perbaikilah diri hamba, dalam segala sisinya.
Sungguh Tiada sesembahan, kecuali Engkau semata....”
Lhaa haula walaa quwwata illa
billahil aliyyil adziiim.
Yaa Qoyyu, Yaa Qoyyum....
Yaa Qowwiyu, Yaa Azis....
Birahmatika nasytaghis....
Birahmatika nasytaghis....
Aamiiin... Aamiiin... Ya Rabbal
Aalamiiin.
Yogyakarta, 29 Oktober 2023

Tidak ada komentar:
Posting Komentar