Untuk Gerakan Media Online Secara Masif di Indonesia
Elvan Dany Sutrisno
(Sumber: www.detiknews.com, Senin, 28/02/2011, 11:59 WIB)
Jakarta - Pemilu 2014 masih beberapa tahun ke depan. Namun PKS sudah menyiapkan jurus-jurus untuk memenangkan pemilu mendatang. Salah satunya dengan mewajibkan kader dan pengurus partai untuk menguasai dan menyebarkan informasi di ranah sosial media.
"Insya Allah ada 500 ribu kader PKS yang masuk sosial media dalam waktu dekat. Ini diarahkan untuk kepentingan menuju Pemilu 2014, sebagai bentuk kampanye untuk mensukseskan partai mencapai target 3 besar dalam Pemilu 2014," kata Sekjen PKS Anis Matta di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/2/2011).
Gerakan 'menguasai' informasi di sosial media ini sudah diluncurkan di Mukernas PKS Yogyakarta. Saat itu disampaikan agar kader PKS dan pengurus harus punya akun twitter, blog, Facebook, dan website pribadi.
"Hal ini dilakukan supaya kita masif di dunia jejaring sosial. Supaya semua kader jadi ujung tombak komunikasi publik kita," imbuh Anis. Jadi, sambung Anis, komunikasi publik tidak hanya menjadi kewajiban DPP PKS, tetapi juga kewajiban bagi kader, sehingga mereka dapat membela apabila ada yang mendiskreditkan PKS. "Ini semacam gerakan sosial media yang masif," ujar Anis. (ndr/fay).
Nah, wahai para sedherek fillah facebooker, blogger, aktivis twitter. Siapkah kita mendukung jihad informasi ini? Rasulullah pernah bersabda, "Ya Hasan.... Uhjul Musyrikin. Wa Jibroila maak! (Hai Penyair Hasan, balas (opini) kaum musyrikin itu. Semoga Jibril bersamamu?". Piye arek-arek Jatim fillah siap? Piye Cah Yogja lan Jateng, siap? (M. Ilyas Sunnah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar