Rabu, 25 Februari 2009

BIDWAN PKS JOGJA SEBARKAN

“BUKU RESEP ROTI BOLU”
Dilaporkan oleh: M. Ilyas Sunnah

            Menjelang massa kampanye terbuka,  politik uang dan politik bingkisan sembako gratis merak terjadi di DIY. Naasnya, Panwaslu dibuat pilu tak berdaya menindaknya. Demikian pekan lalu, beberapa media mengungkap kasus pelanggaran nyata di depan mata ini. Akan tetapi,  Bidang Kewanitaan DPD PKS Kota Yogyakarta ternyata menempuh cara kreatif yang unik dalam mendulang suara. Sayap pejuang perempuan PKS yang dikomandoi Ibu Siti Nurlaela, S.Pd. ini memilih menerbitan dan menyebarkan buku Aneka Resep dan Tips Sehari-Hari ke masyarakat melalui Pos WK yang tersebar di berbagai kampung di Kota Gudeg ini.
            Buku Resep ini sengaja dibuat mirip dengan buku resep yang biasa dijual “secara kacangan” di bus-bus dan di terminal-terminal Kota. Hanya saja covernya lebih tebal dan lebih meyakinkan serta isinya dicetak menggunakan kertas hvs 70 gram sehingga sangat sayang jika dibuang. Pada sisi bawah sampul muka buku ini tercetak jelas logo PKS standar dengan tulisan mengoda “POS WK (Pos Wanita Keadilan), Bersama Menuju Sejahtera”.
Pada sampul depan bagian dalam buku ini ditulis penjelasan tentang Pos WK dan 6 Pokok Programnya. Sementara, di halaman pertamanya dicantunkan pantun sponsor yang menggelitik, “Roti Bolu Selai Madu, Nomer Wolu Partai Pilihanku!”.
Isi “Buku Resep Roti Bolu” ini lumayan variatif, diantaranya berisi resep kue seperti: bolu kukus pelangi, bolu pisang, kue garpu, sagu keju, coconut crepes, pancake fruit mix, cake wortel, ginger cookies dan  resep masakan seperti: omelet  sayur, rawon daging komplit, pencok lele, bakso tahu kuah, telur tersembunyi, jagung manis masak udang, orak-arik tahu ikan alias tahu rasa lele, serta sate sapi bungkus. Di samping itu,  buku ini juga berisi tips sehari-hari ibu rumah tangga, seperti: membuat lemari es tetap harum, membersihkan wajan gosong, mendeteksi kebocoran gas,  menyimpan gula merah, merawat wadah plastik, sehat melalui kamar mandi, merawat alat dapur, dan menghilangkan bau dengan baking soda.
Cerdasnya lagi, pada halaman-halaman akhir buku ini dicantumkan pula profil singkat para caleg perempuan dari Dapil 1 hingga Dapil 5 untuk DPRD Kota Yogyakarta, caleg perempuan Dapil Kota untuk DPRD Propensi DIY, dan caleg perempuan Dapil DIY untuk DPR RI. Buku ini menjadi multifungsi, karena pada sampul belakang bagian dalamnya juga diberi Petunjuk Cara Memilih dalam Pemilu 2009. Bukan itu saja, pada sampul belakang buku ini ditulis puisi kredo Pos WK, di antaranya penggal baitnya berbunyi, “Kami mengajak dunia, memandang segalanya lebih indah, mewarnai hari dengan pelangi, bahwa kami di sini menjadi berguna bagi semua....”
           Mengapresiasi langkah kreatif Kewanitaan DPD PKS Kota ini, Ketua Bidang Politik, Hukum, dan HAM DPW PKS DIY, Suprih Hidayat, S.Sos. mengatakan, “Saya acungkan jempol buat para penggagasnya. Tapi, saya menangkap kelihatannya ada pesan lain di balik buku resep mungil itu.” Oya, pesan apa Pak Suprih? “Ada pesan mulia di balik penerbitan buku ini, bahwa perempuan sekarang selain dituntut dapat piawai berkiprah di mimbar politik, seharusnya juga tetap mahir iris-iris brambang di dapur...,” tegasnya serius. Ha...ha...ha... jeli juga analisis tokoh senior PKS DIY ini. (MIS).   

Tidak ada komentar:

Posting Komentar